Rabu, 14 April 2010

STRATEGI-STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL

Salah satu kunci sukses seorang pengusaha adalah bagaimana cara pengusaha menjalankan strategi-strategi pemasarannya. Banyak strategi pemasaran yang selama ini dipakai oleh pengusaha-pengusaha sukses diantaranya:
1. Strategi pemasaran dari pintu ke pintu
2. Strategi pemasaran dengan mobil
3. Pemasaran tradisional

STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL DARI PINTU KE PINTU
Banyak pengusaha sukses dengan menggunakan strategi ini, karena strategi ini si produsen langsung menyentuh konsumennya dasn tidak melalui agen-agen atau reseller. maka dari itu strategi pemasaran dari pintu ke pintu pada dewasa ini sering dijalankan oleh para pengusaha-pengusaha yang sedang bersaing di pasar global.
Rata Penuh
Kelebihan strategi pemasaran dari pintu ke pintu adalah
1. Produknya cepat sampai ke konsumen
2. Lebih mudah menguasai segmen pasar
3. Konsumen lebih mudah mendapatkan barang dengan biaya minimal
4. Konsumen lebih leluasa dalam menyeleksi produk yang ditawarkan kepadanya
5. Produsen lebih cepat mengetahui karakter konsumen
6. Pembentukan segmen pasar lebih cepat

Kelemahan strategi pemasaran dari pintu ke pintu
1 Biaya tenaga marketing tinggi
2.Diperlukan staf-staf marketing yang handal
3.Pengawasan kwalitas produksi sangat diperhatikan

STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL DENGAN MOBIL
Seiring dengan berjalannya persaingan pasar bebas maka banyak perusahaan yang menerapkan jurus-jurus marketing yang dapat diandalkan guna untuk dapat mengatasi di persaingan pasar bebas. Persaingan pasar bebas tercipta karena ada banyaknya komitmen atau kerjasama antar lintas negara dalam hal ini dalam perdagangan, sehingga masing-masing negara harus berusaha untuk menyediakan alat proteksi diri guna melindungi produsen maupun konsumen dalam negeri, terutama para usahawan kecil yang dewasa ini sudah banyak tumbuh dalam memasuki era globalisasi pasar.
Strategi mobil ini sudah diterapkan oleh para pengusaha-pengusaha di Indonesia, pemasaran dengan strategi ini menggunakan mobil keliling memasuki kota-kota, perumahan guna mendapatkan konsumen yang di inginkan. Strategi pemasaran dengan mobil sering digunakan oleh para pengusaha Menengah ke atas karena sarana untuk menjalankan strategi ini memerlukan biaya yang tinggi, kemampuan staf marketing yang baik. Contoh perusahaan yang menggunakan strategi pemasaran dengan mobil adalah: Perusahaan jasa telekomunikasi, Jasa paket & cargo, jasa penjualan barang kelontong, jasa penjualan makanan, jasa penjualan buah-buahan dll.

Keuntungan dengan metode ini sebenarnya sangat banyak bagi pengusaha dalam mengatasi persaingan yang semakin ketat, karena dengan metode ini dapat menghemat biaya tempat untuk memasarkan barang, suatu contoh dari pada perusahaan menaruh atau menyewa outlet di toko swalayan lebih baik menggunakan mobil guna memasarkan barang-barang produksinya. Mungkin akan lebih effectif bila mobil dilengkapi dengan media lain seperti layar lebar.

STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL TRADISIONAL
Strategi pemasaran tradisional adalah pemasaran menggunakan kemampuna dan fasilitas pasar dimana tempat bertemunya si penjual dengan si pembeli untuk melakukan transaksi peredagangan. Strategi pemasaran ini sudah terbiasa di gunakan oleh para pengusaha kita baik USAHA KECIL atau USAHA MENENGAH, yang mana sama-sama bertemu di suatu tempat yang dapat mempertemukan dengan para konsumennya.
Kelemahan dari strategi ini adalah strategi ini kurang dapat diminati oleh kelompok masyarakat golongan menengah ke atas, sehingga strategi ini kurang dapat bersaing dalam menghadapi persaingan pasar bebas yang sudah berjalan saat ini. Dan strategi pemasaran di pasar tradisional ini sudah mulai sedikit dikesampingkan karena mengingat di pasar tradisional ini harga harus dapat bersaing dengan produsen lain yang secara bebas bertemu di pasar tradisional. Memang pasar tradisonal banyak diisi oleh masyarakat menengah ke bawah, karena harga-harga di pasar tradisional sangat kompetitif. Sedangkan kelompok masyarakat atas jarang sekali berkunjung di pasar tradisional, mereka cenderung berkunjung di mal-mal, Toserba, swalayan, atau boleh dibilang pasar modern.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar